Kamis, 03 Maret 2016

Death or Dead

Death or Dead

Penyebaran Virus 

Selasa 28 Agustus 2018, Di sebuah rumah sakit jiwa di tengah kota basar terdapat seorang yang bernama Lawson Dimas dia adalah seorang anak blasteran belanda dan Indonesia. Lawson berada di sana karena dia memiliki penyakit kejiwaan yang kronis, penyakit itu dia dapat karena dia seorang pecandu berat dengan narkoba dan minum – minuman keras hingga membuat mentalnya rusak, selain penyakit kejiwaan dia juga memiliki penyakit kronis lain seperti HIV dan kangker yang menghinggap di tubuhnya, mungkin hidup Lawson tidak akan lama lagi mengingat penyakit yang di deritanya begitu banyak. Di penjara rumah sakit jiwa Lawson sering kabur dan mencuri obat – obatan di rumah sakit bahkan dia juga memungut obat – obatan yang sudah tidak layak pakai atau kadaluarsa. Waktu itu di dalam penjaranya yang gelap dia meracik obat – obatan yang dia kumpulkan seperti obat penenang, obat sakit kepala, obat diare, dan obat obatan yang lain dia juga mencampurkan cairan alcohol dan spiritus ke ramuan gilanya itu, malam itu tanpa berfikir panjang setelah racikan obatnya sudah jadi dia langsung meminum ramuan nya.

Entah kenapa setelah beberapa menit yang terjadi tubuhnya merespon aneh dia muntah – muntah dan  mengamuk – ngamuk tak karuan “aagghh..  Aagghh… Eeaagghh…” hingga tanpa sadar dia membentur – benturkan tubuhnya ke kerangkeng sel tahanan dan membuat suara gaduh yang membuat penjaga sel penasaran dan ingin menghampirinya. Obat – obatan yang diracik oleh Lawson menyebabkan virus - virus HIV dan sel – sel kangker di tubuhnya bermutasi menjadi sebuah virus aneh yang tiba – tiba langsung menghentikan peredaran darah di jantungnya dan juga memecahkan pembuluh darah di bagian lehernya hingga dia memuntahkan darah begitu banyak di mulutnya. Tidak beberapa lama penjaga penjara datang dan terkejut melihat tubuh Lawson tergeletak di lantai yang penuh dengan darah, perlahan penjaga mulai membuka pintu sel dengan rasa ragu, dengan pelan dia mendekati tubuh Lawson, dia sudah sangat dekat dan perlahan memegang kepalanya lalu menarik rambutnya hingga wajahnya terlihat. “ Alamakk!! Ngeri kali wajah kau “ sebut penjaga sel karena kaget saat melihat wajah Lawson yang penuh dengan darah.

Penjaga langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak rumah sakit untuk mengidentifikasi tentang kematian Lawson Dimas. Lalu tim rumah sakit membawa jenazah Lawson ke ruang otopsi Lawson di periksa oleh dokter laki – laki yang bernama Lukman dan suster cantik bernama Nana. Saat itu suster Nana sedang di suruh memeriksa jenazah lawson sebelum dokter Lukman datang karena doter lukman sedang mengurus jenazah lain, perlahan dia membuka matanya dan menyorotkan senter kecil kearah matanya terliahat putih matanya membiru dan agak kemerah – merahan  lalu perlahan membuka mulutnya dan memeriksa bagian mulutnya.

 Tidak beberapa lama saat suster memegang mulutnya tiba – tiba mata jenazah Lawson terbuka dan mengagetkan suster lalu dengan cepat tiba – tiba Lawson menggigit tangan suster itu dan dengan reflek cepat suster itu mengambil pisau bedah kecil dan langsung menusuk bagian kepala Lawson hingga mencipratkan darah kebaju putihnya, perlahan dia melepas gigitan Lawson dari tangannya, terlihat robekan kecil di tangan suster Nana dia pun melepas bajunya yang penuh dengan darah dan hanya mengenakan sehelai baju kaos tipis di tubuhnya. Dengan cepat suster Nana membersihkan semua cipratan darah di ruangan itu dan tidak beberapa lama dokter Lukman pun datang. Suster Nana merasa gugup perlahan mata dokter Lukman menjajah memandangi tubuh suster Nana dari ujung kaki sampai kebagian payudaranya, Dia merasa bergairah saat melihat suster Nana yang hanya memakai baju tipis dan sedikit curi pandang kebagian dadanya. “siang dok!! “ sebut suster Nana dengan pelan “ iya!! Siang!!” jawab dokter lukman dengan tegas. “Kenapa tangan kamu?? “ bicara dokter Lukman sambil menunjuk tangan suster Nana yang di balutnya dengan kain “ anu tadi terkena pisau pas lagi nyiapin alat” jawabnya dengan gugup “ mana sini saya lihat “ sebut dokter Lukman sambil meraih tangan suster Nana, perlahan membuka balutan kainnya dan terlihat luka sedikit sobekan di tangan suster Nana, Tiba – tiba di luka sobekan itu keluar sedikit darah “ berdarah lagi “ kata dokter dan dengan cepat langsung mengisap tangan suster Nana, “ eh jangan dok!! “ kata suster Nana, “ udah gak papa “ kata dokter lukman lalu menatap mata suster Nana.

Ternyata suster Nana juga menyukai dokter lukman, Tak beberapa lama mereka saling pandang, perlahan wajah mereka semakin mendekat dan mereka pun berciuman, perlahan tangan dokter lukman meraba di bagian dada suster Nana dan langsung mendorongnya ke tempat tidur yang kosong di ruangan itu. Mereka pun bercinta di ruang otopsi itu, tanpa mereka sadari virus yang sudah menyebar di tubuh suster Nana dan dokter lukman kembali bermutasi dan semakin ganas, di tambah dengan nafsu mereka yang kuat membuat virus itu semakin banyak berkembang biak. Merekapun selesai melakukan hubungan sex dan tidak menghiraukan jenazah Lawson yang tergeletak di tempat tidur. Setelah pulang kerumah masing – masing mereka berdua merasa aneh tapi mereka tetap tidak menghiraukan keadaan tubuhnya. Malam pun tiba dokter Lukman kembali menghampiri apartemen suster Nana dan kembali melakukan hubungan sex, virus itu semakin berkembang bermutasi dan semakin berbahaya. Selesai berhubungan sex dengan suster Nana dokter Lukman pergi kesebuah diskotik untuk minum – minum dengan temannya. Suster Nana merasa lelah, tubuhnya terlihat sangat pucat, saat ingin tidur dia mengeluh – eluh karena perutnya sakit. Tiba – tiba perlahan perutnya membesar, suter Nana sangat terkejut merasa kesakitan perlahan perutnya sudah sangat besar hingga membuat daster tipis yang di pakainya menjadi sobek, terlihat berutnya bergerak – gerak seperti ada yang mendorong.

            Rabu 29 Agustus 2018 Pukul 23.10 perut suster Nana semakin membesar lalu tiba – tiba sobek dan muncul tangan yang penuh dengan darah. Rasa sakit luar biasa menyerang suster Nana iya terkejut melihatnya hingga berteriak keras “aaaaaggghhh!!!” makhluk yang ada di tubuhnya pun keluar, suster Nana pun tewas dengan perutnya yang terkoyak – koyak. Moster itu terlihat mengerikan dengan kuping lancip seperti elf dan tubuh kecil tapi berotot dengan gigi – gigi tajam dan rambut panjang dengan botak di tengahnya, dia bergerak cepat dan langsung keluar menghancurkan jendela apartemen. Kurang dari satu menit  tubuh suster Nana kembali bergerak dia seperti hidup lagi tapi bukan sebagai manusia, Dia sudah menjadi Zombie yang lapar. Orang – orang di apartemen yang tadi terkejut dengan teriakan Suster nana langsung menuju kamarnya suster nana, dengan keras dia mengetuk – ngetuk pintunya tapi tidak ada jawaban, vlalu perlahan membuka pintu kamarnya dan zombie suster Nana dengan cepat langsung menerkam seorang laki – laki yang berada didepan pintu. Orang – orang terkejut melihatnya terlihat suster Nana yang penuh dengan darah, menidih seorang laki – laki dan menggigit bagian punggungnya, lalu ada seorang laki – laki yang ingin memisahkan mereka dengan menarik bahu suster Nana dengan kedua tangannya, dan Zombie suster Nana berbalik menyerang laki – laki di belakangnya.

Kamis 30 Agustus 2018 Pukul 05:50 virus sudah menyebar di daerah apartemen suster Nana dan diskotik yang di sebarkan oleh dokter lukman yang sudah berubah menjadi zombie dan sisanya di sebarkan oleh anak zombie yang ganas. Jum’at 31 Agustus 2018 21 : 40 virus sudah menyebar kesebagian kota pemerintah sudah menghimbau untuk semua lapisan masyarakat dari semua stasiun televisi mau pun radio untuk segera mencari perlindungan. Seluruh pasukan militer dan kepolisian sudah di kerahkan untuk mengamankan, mencari dan mengavakuasi  masyarakat. Kota jadi kacau, gedung porak – poranda karena ledakan – ledakan dari geranat. Pemerintah ketakutan lalu menutup semua akses keluar negeri agar Negara lain tidak ada yang tahu bahwa virus yang mematikan dapat yang membuat orang menjadi zombie sudah menyebar di Negara ini. Karena akan bahaya, mungkin Negara lain akan mengebom atom atau nuklir agar seluruh Negara ini hancur supaya tidak menyebar kenegara mereka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar